KPK Gelar Hakordia 2022, Sebanyak 310 Laporan Masyarakat soal Korupsi di Sumut

- Rabu, 30 November 2022 | 10:15 WIB
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi saat memberikan kata sambutan pada Acara Hakordia. (Abhiseka)
Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi saat memberikan kata sambutan pada Acara Hakordia. (Abhiseka)

AURORA NEWS - Wakil ketua KPK Alexander Marwata mengungkap sebanyak 310 laporan masyarakat Sumut terkait dugaan korupsi di Wilayah Sumatera Utara.

Hal itu disampaikannya dalam acara peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) di Lapangan Astaka Deli Serdang, Sumatera Utara, pada Selasa (29/11/22).

"Sampai Oktober 2022, ada 310 laporan pengaduan masyarakat di sumatera utara. Ini lumayan banyak juga. Artinya partisipasi masyarakat tinggi sekali atau kesadaran masyarakat untuk melaporkan informasi yang diduga terkait korupsi itu tinggi," jelas Alexander Marwata.

Baca Juga: Riset di Inggris Sebut Manusia Bisa Komunikasi dengan Kucing lewat Kedipan Mata

Alexander menambahkan bahwa catatan ini menjadi bentuk keberhasilan KPK dalam mengajak masyarakat untuk aktif dalam mengawasi dugaan penyelewengan di daerah.

Dirinya juga menegaskan, 310 laporan itu tidak semuanya terindikasi korupsi atau penyelewengan dan bukan berarti menjadikan Sumut sebagai daerah terkorup.

"Bukan berarti banyaknya laporan itu menunjukkan Sumut sebagai daerah terkorup. Bisa jadi di daerah lain karena masyarakatnya pasif seolah-olah tidak ada korupsi," tambah Alexander.

Baca Juga: Sekte Sesat Penyembah Mayat Suruh Pengikut Minum Urin

Dalam kesempatan ini, KPK berkomitmen akan memonitoring dan menindaklanjuti laporan masyarakat karena KPK berkewajibab memberikan informasi kepada pihak pelapor.

Peringatan Hakordia 2022 dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata, 6 orang gubernur dan unsur forkopimda.

Serangkaian kegiatan diisi dengan penampilan kebudayaan multietnis Sumatera, tabuh gordang sembilan dan penandatanganan komitmen bersatu lawan korupsi.

Baca Juga: Viral Ulat Hidup Dijadikan Hiasan Jilbab, Rasanya Jijik

Melalui momentum Hakordia, KPK menegaskan bahwa rakyatlah yang paling rugi jika kepala daerah terlibat dalam jeratan korupsi.***

Editor: Abhiseka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

 Pekan Budaya Nusantara Pecahkan 2 Rekor MURI

Minggu, 5 Februari 2023 | 16:40 WIB

Bobby Nasution Dukung Kaesang Adik Iparnya Berpolitik

Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:01 WIB
X