• Rabu, 7 Desember 2022

 Aksi Damai Warga Sibolangit Tolak Penggusuran Lahan Bumi Perkemahan

- Senin, 14 November 2022 | 17:27 WIB
Sambil membawa poster, warga menolak penggusuran. (Abhiseka)
Sambil membawa poster, warga menolak penggusuran. (Abhiseka)

AURORA NEWS - Warga Desa Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Karo, menolak penggusuran lahan di Bumi Perkemahan Sibolangit. Masyarakat mengklaim lahan tersebut milik mereka yang sudah ditempati sejak berpuluh tahun.

Aksi damai dilaksanakan di depan Kantor DPRD Sumut, Kota Medan, pada Senin pagi (14/11/22). Dalam aksinya, seratusan warga menolak rencana penertiban bumi perkemahan Sibolangit yang akan dilakukan Pemrov Sumut.

Warga Dusun I dan V, Desa Bandar Baru, mengklaim sebagian kawasan itu sudah mereka miliki sejak tahun 1954. Warga juga menunjukkan sejumlah berkas tanda bukti kepemilikan lahan.

Baca Juga: Trump Segera Umumkan secara Resmi Maju dalam Pilpres AS 2024

Kepala Desa Bandar Baru, Bincar Martinus Sitepu menuturkan warga akan tetap mempertahankan hak mereka dan menolak penertiban lahan bumi perkemahan sibolangit.

"Ada dua dusun yakni dusun 1 dan 5, kami menolak penertiban lahan karena warga sudah berpuluh tahun tinggal disana. Ada sekitar 900 warga di daerah itu," tutur Bincar.

Aksi ini pun diterima anggota komisi C DPRD Sumut, Erward Zega. Setelah itu, warga menyerahkan bukti sertifikat secara simbolis kepada Erward Zega sebagai bentuk penolakan tegas warga Desa Bandar Baru.

Baca Juga: Black Panther: Wakanda Forever Raup Penghasilan Debut Terbesar Kedua di 2022

Sebelumnya, warga juga sempat melakukan aksi penolakan dengan memblokade akses jalan Medan-Kabupaten Karo saat kedatangan petugas tim terpadu Pemprov Sumut.***

Editor: Abhiseka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebakaran di Tangerang Tewaskan 2 Anak Pemilik Rumah

Sabtu, 3 Desember 2022 | 18:02 WIB

Erick Thohir kini Jadi Orang Batak, Marganya Sidabutar

Sabtu, 26 November 2022 | 22:34 WIB
X