• Rabu, 7 Desember 2022

Penyebaran Sakit Sapi Ngorok Kian Meluas, 165 Kerbau Dilaporkan Mati

- Jumat, 11 November 2022 | 10:35 WIB
Penyebaran penyakit sapi ngorok diduga berasal dari makanan yang terpapar bakteri (Dedes)
Penyebaran penyakit sapi ngorok diduga berasal dari makanan yang terpapar bakteri (Dedes)

AURORA NEWS - Penyebaran penyakit sapi ngorok terus meluas di Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Dinas Peternakan dan Perkebunan (Disnakbun) Kabupaten Rokan Hulu mencatat, sudah ada 165 ekor kerbau mati akibat terpapar penyakit tersebut. 

Penyakit sapi ngorok terdeteksi di 3 desa, masing-masing Desa Tanjung Belit Kecamatan Rambah Sebanyak 59 Ekor. Desa Bangun Purba Timur Jaya, Kecamatan Bangun Purba sebanyak 86 Ekor dan Desa Menaming Kecamatan Rambah sebanyak 20 ekor. 

Dari 165 kerbau yang terpapar penyakit sapi ngorok, 104 kerbau terpaksa harus di potong oleh pemiliknya untuk mengurangi kerugian. 

Baca Juga: Brigadir Joshua Hutabarat Dipermalukan Di Ruang Sidang!

Dari penyelidikan awal, penyebaran penyakit sapi ngorok diduga berasal dari makanan yang terpapar bakteri, kotoran, dan kontak antar hewan ternak dialiran Sungai Batang Lubuh karena 3 desa yang ditemukan kasus adalah daerah yang berada di aliran sungai. 

Disnakbun Rohul juga telah melakukan intervensi dengan melakukan disinfeksi kawasan ternak, penyuntikan anti biotik, pemberian anti viretik dan edukasi kepada masyarakat agar tidak mendatangkan hewan ternak dari luar.

Kabid Peternakan dan Kesehatan Hewan Disnakbun Rohul, Doni, Kamis (10/11/22) mengatakan kendala di lapangan karena banyak kerbau yang di ternak secara luar sehingga sulit diberikan obat. 

Baca Juga: Kiky Saputri Disebut Akan Dilaporkan Buntut Roasting Lesti Kejora

Dikatakannya penyakit sapi ngorok merupakan penyakit dengan tingkat kematian tinggi. Penyakit ini disebabkan bakteri yang menyerang sistem pernapasan sehingga sapi yang terpapar akan kesulitan bernapas hingga ngorok dan mati.

Penyakit ini sangat mudah menyerang hewan kerbau ketimbang sapi. Meski sudah banyak hewan ternak kerbau yang terpapar namun penyebaran penyakit ini belum dikategorikan sebagai wabah.***

Halaman:

Editor: Abhiseka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebakaran di Tangerang Tewaskan 2 Anak Pemilik Rumah

Sabtu, 3 Desember 2022 | 18:02 WIB

Erick Thohir kini Jadi Orang Batak, Marganya Sidabutar

Sabtu, 26 November 2022 | 22:34 WIB
X