• Rabu, 7 Desember 2022

Djarot Ajak Kaum Ibu Perangi Stunting di kabupaten Batubara

- Kamis, 25 Agustus 2022 | 18:25 WIB
Djarot menegaskan agar Kabupaten Batubara harus terus menurunkan stunting hingga akhirnya bisa dibawah 5%, hingga Batubara memiliki generasi yang sehat. (Rizal)
Djarot menegaskan agar Kabupaten Batubara harus terus menurunkan stunting hingga akhirnya bisa dibawah 5%, hingga Batubara memiliki generasi yang sehat. (Rizal)

AURORA NEWS – Ketua Badan Pengkajian MPR RI, Djarot Saiful Hidayat mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Batubara untuk memerangi stunting secara bersama-sama dalam rangka mempersiapkan generasi tangguh dan handal untuk mewujudkan Indonesia lebih maju di masa yang akan datang.

“Dampak dari stunting ini mengakibatkan, perkembangan tubuh dan otak terhambat, maka dari itu kepada Dinas terkait dapat memberikan sosialisasi kepada masyatakat tentang bahaya stunting. Dan kepada orang tua diharapkan dapat memberikan asupan gizi dari anak masih dalam kandungan,” kata Djarot yang hadir dalam rangka sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan, Kamis (25/8/2022) di Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) tahun 2021,prevelensi stunting di Batubara sebesar 30,9 %. Namun dalam waktu singkat, angka stunting di kabupaten  Batubara terus menurun dan kini sudah berada diangka 18,35 persen.

Baca Juga: Indonesia Loloskan Tiga Pasangan Ganda Putra ke 16 Besar Kejuaraan Dunia, Bagas dan Fikri Tersingkir

Jumlah penderita stunting ini sebut Djarot, harus terus diturunkan hingga akhirnya bisa dibawah 5%, hingga Batubara memiliki generasi yang sehat, tangguh dan cerdas untuk membangun Indonesia menjadi negara maju, dan memiliki generasi yang tidak mudah termakan hoax, namun generasi kokoh mempertahankan idiologi Pancasila, demi keberlangsungan bangsa dan negara.

Menurunkan angka stunting, tidak bisa dikerjakan sendiri oleh pemerintah, tetapi perlu komitmen dan dukungan dari semua pihak, termasuk masyarakat dan paling terutama pasangan muda, karena stunting bisa muncul sejak dari awal kehamilan karena kurangnya pemahan akan asupan gizi pada janin.

Bupati Batubara dan Ketua Penggerak PKK Kabupaten Batubara, serta Forkopimda, juga terus melakukan gerakan perangi stunting dengan rutin melakukan sosialisasi dan menggelar berbagai kegiatan, seperti kegiatan gemar makan ikan, mengajak ibu-ibu rumah tangga untuk menanam berbagai buah dan sayur di pekarangan dan kegiaan lainya.

Baca Juga: Ibu Negara AS Jill Biden Kembali Terjangkit Covid-19

Sehingga dengan sinergitas seluruh pihak itu, maka Kabupaten Batubara bisa menjadi daerah percontohan dalam memerangi stunting.

“Saya yakin, kepiawaian Pak Zahir menjadi pelayan masyarakat, angka 5% tersebut bisa dicapai jika beliau kembali menjadi Bupati Batubara untuk periode kedua. Karena mengatasi stunting itu tidak mudah, namun harus fokus dan keseriusan merangkul semua pihak, seperti apa yang sudah dilakukannya saat ini,” tutup Djarot.***

Halaman:

Editor: Abhiseka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kebakaran di Tangerang Tewaskan 2 Anak Pemilik Rumah

Sabtu, 3 Desember 2022 | 18:02 WIB

Erick Thohir kini Jadi Orang Batak, Marganya Sidabutar

Sabtu, 26 November 2022 | 22:34 WIB
X