Dihadang Massa, PN Siak Batal Eksekusi Lahan 1.300 Hektare

- Kamis, 4 Agustus 2022 | 16:30 WIB
Unjuk rasa penolakan rencana constatering dan eksusi lahan sempat diwarnai aksi saling dorong antara pendemo dengan pihak kepolisian Polres Siak. (Tangkapan layar Aank)
Unjuk rasa penolakan rencana constatering dan eksusi lahan sempat diwarnai aksi saling dorong antara pendemo dengan pihak kepolisian Polres Siak. (Tangkapan layar Aank)

AURORA NEWS - Ratusan warga menggelar aksi demo memblokade jalan lintas Dayun - Siak Sri Indrapura Di Kabupaten Siak, Riau, Rabu (3/8).

Aksi ini dilakukan warga terkait penolakan constatering atau pencocokan dan eksekusi lahan 1300 hektare yang dilakukan oleh Pengadilan Negeri Siak.

Warga menilai objek yang akan dieksekusi tersebut adalah lahan warga yang sudah bersertifikat hak milik.

Baca Juga: Pria di Makassar Menyusup ke Rumah Orang Lalu Lakukan Perbuatan Tercela

Ratusan massa dari Aliansi Masyarakat Kabupaten Siak bersama Ormas, mahasiswa dan LSM berunjuk rasa menolak constatering dan eksekusi lahan di Kecamatan Dayun, Kabupaten Siak. Massa memblokade jalan  dan membakar ban di jalan Lintas Dayun-Siaksri Indrapura dari dua arah.

Aksi ini dilakukan warga sebagai bentuk penolakan rencana constatering atau pencocokan dan eksekusi lahan oleh Pengadilan Negeri Siak terhadap lahan PT. Karya Dayun.

Unjuk rasa penolakan ini sempat diwarnai aksi saling dorong antara pendemo dengan pihak kepolisian Polres Siak.

Baca Juga: Memanas, Taiwan tembakan Suar Usir Drone China yang Diduga Melakukan Spionase

Akibatnya,  empat orang pengunjuk rasa terluka akibat terjatuh ke ban bekas yang sudah terbakar.

Menurut koordinator aksi, Sunardi mengatakan Pengadilan Negeri Siak melakukan constatering dan eksekusi tidak sesuai dengan Standar Operasi Prosedur atau SOP.

Dalam melakukan rencana constatering dan eksusi lahan, Pengadilan Negeri Siak tidak menghadirkan Badan Pertanahan Kabupaten Siak.

Baca Juga: Legenda Manchester United Muak Liat Tingkah Ronaldo dan Berharap Klub Segera Menjualnya

Selain itu sasaran objek yang akan dieksekusi itu adalah lahan milik banyak warga yang telah bersertifikat.

Halaman:

Editor: Abhiseka

Tags

Artikel Terkait

Terkini

 Pekan Budaya Nusantara Pecahkan 2 Rekor MURI

Minggu, 5 Februari 2023 | 16:40 WIB

Bobby Nasution Dukung Kaesang Adik Iparnya Berpolitik

Sabtu, 28 Januari 2023 | 16:01 WIB
X