AKKuN Siap Berikan Panduan Konten yang Sehat bagi Para Kontestan Politik di Tahun 2024

- Selasa, 29 November 2022 | 14:09 WIB
Pengurus AKKuN menggelar Rapat Kerja Nasional di Jakarta (AKKuN/Aurora News)
Pengurus AKKuN menggelar Rapat Kerja Nasional di Jakarta (AKKuN/Aurora News)

AURORA NEWS - Pengurus Pusat Asosiasi Konten Kreator untuk Nusantara (AKKuN) menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) untuk pertama kalinya di Kopi Politik Cafe, Jl. Pakubuwono VI, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Minggu (27/11) kemarin.

Saat membuka Rakernas, Ketua Umum Pengurus Pusat AKKuN, Denny S Batubara, menegaskan bahwa pihaknya siap memberikan panduan konten yang sehat, tidak hoax, dan tidak saling serang bagi para kontestan politik di tahun 2024.

Denny menegaskan bahwa posisi asosiasi konten kreator ini akan tetap berdiri netral dan tidak memihak siapun, namun tetap berkontribusi melalui berbagai kolaborasi dengan para kandidat yang akan bertarung pada Pemilu Presiden, Pemilihan Kepala Daerah, dan Pemilihan Legislatif, agar para pemain politik ini mampu bertarung secara sehat di ruang publik, termasuk perang di sosial media.

Baca Juga: Perputaran Uang hingga Gaji Wasit di Piala Dunia Qatar Bikin Geleng-geleng

"AKKuN akan punya peran dalam dunia konten digital di Indonesia. Karena selama ini para konten kreator ini masih jalan sendiri-sendiri. Apalagi dua tahun yang akan datang adalah tahun politik 2024. Tentu akan sangat terkait sekali dengan konten. Siapapun yang berlaga di 2024, semuanya pasti punya tim media sosial, artinya semuanya akan perang konten. Nah kita semua yang bergabung di AKKuN ini perlu berperan di situ. Saya sudah bicara dengan Sekertaris Umum agar AKKuN ikut serta memberikan panduan konten yang sehat, konten yang tidak hoax, dan tidak saling serang dalam kontestasi di 2024 nanti," jelas Denny Batubara yang juga dosen komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika ini.

Suasana Rakernas AKKuN di Jakarta (AKKuN/Aurora News)

Sementara itu, Ketua Dewan Pembina AKKuN Dr Irwansyah mengingatkan pengurus agar organisasi ini berjalan dibawah payung hukum yang berpegang teguh pada azas dan ideologi Pancasila.

"Kalau dulu itu ada namanya organisasi tanpa bentuk. Nah AKKuN harus menegaskan itu sebagai organisasi yang punya azas dan ideologinya adalah Pancasila, " ujar Dr Irwansyah yang juga dosen pascasarjana komunikasi Universitas Indonesia ini.

Irwansyah juga meminta agar organisasi ini tetap dijalankan profesional dan mampu mengelola sumber pendanaan dan pendapatan secara transparan yang dapat menguntungkan semua anggota melalui kerja sama dengan berbagai pihak di luar.

Baca Juga:  IOH Rayakan Jaringan Baru dengan Collabonation Tour di Medan

Halaman:

Editor: Denny S. Batubara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X